Anak Buah Anies Jawab Anggapan ‘Hujan Sedikit Jakarta Tergenang’

Jakarta

Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air menjawab anggapan ‘hujan sedikit genangan dalam mana-mana’. Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan selalu berupaya mengantisipasi banjir.

Situasi itu dijelaskan pada ‘Podcast Rabu Belajar (Episode 7. Penanganan Banjir Jakarta)’ yang disiarkan YouTube Pemprov DKI, Rabu (21/4/2021). Awalnya Dudi menjelaskan soal perbedaan kurun banjir dan genangan.

“Pada prinsipnya serupa bahwa air itu mengikuti kawasan yang memang tidak peruntukannya sehingga dikategorikan adanya genangan atau banjir. Cuma asal daripada banjir maupun genangan itu berbeda karena kalau misalnya banjir itu merupakan fenomena di mana air yang ada itu tidak tertampung sehingga tempat melakukan lupaan. Kalau paluh itu lebih cenderung ke arah air yang terperangkap, jadi ada lokasi ada hujan lokal misalnya, nah terjadi air yang menyusun sehingga terjadi genangan. Kalau misalnya dia ada menyakitkan atau aliran saluran dengan cukup sehingga dia tidak tergenang, itu yang menyendirikan antara genangan dengan banjir, ” ujar Dudi.

Dalam podcast ini, Dudi melakukan sesi tanya-jawab dengan Kasubbid Penyeragaman Pengembangan Kompetensi Pemerintahan serta Sosial Kultural BP SDM Provinsi DKI Jakarta, Dewi Anggraini Budianti. Dudi kemudian ditanya juga soal adanya anggapan hujan sedikit akan tetapi genangan di mana-mana. Dia ditanya apakah hal tersebut berkaitan dengan alur pola drainase atau tidak.

“Saya sih berharap statemen hujan sedikit tergenang itu kita coba antisipasi, karena kami di jawatan SDA beserta jajaran masa hujan turun itu insyaallah seluruh pasukan itu bergerak di lapangan untuk mengantisipasi untuk tidak terjadi paluh, cuma kan memang di setiap sistem drainase itu ada hitungannya dia kapasitas dengan dia tampung itu sekitar mana, ” jelas Dudi.

Dudi mengatakan pihak Pemprov DKI sudah mulai mengantisipasi banjir dengan curah hujan kategori di atas 50 milimeter. Dia mengatakan intensitas hujan pada Jakarta sempat di atas kapasitas desain drainase yang dibuat Pemprov DKI.

“Kalau sudah menyentuh 100 milimeter kita harus memobilisasi, tidak hanya orang-orang siaga di lapangan sekadar. Karena harus mengantisipasi yang lebih buruk dari itu, dan memang hujan yang kita hadapi ini yang kemarin terjadi itu sama di atas kapasitas desain kami sehingga memang walaupun ada genangan tapi awak berusaha secepat mungkin buat mengalirkan dengan bantuan alat-alat yang kami miliki, ” jelas Dudi.

“Nah itu yang jika kita lakukan memang tersedia kebijakan dari Pak Gubernur, itu yang akan ana laksanakan. Dan, kita padahal melengkapi supaya apa dengan dicanangkan tersebut bisa kita penuhi, ” sambung tempat.

Sebelumnya, anggapan hujan sedikit banjir pula sempat diutarakan warga Dukuh Melayu yang rumahnya kini direnovasi menjadi model stan. Dia bersyukur rumahnya direnovasi.

“Alhamdulillah. Rumahnya jadi lebih bagus. Oleh karena itu ada tempat main. Pokoknya kalau hujan sedikit banjir. Parah pokoknya. Sampai ke lantai 2, ” ujar salah satu warga RT 13 RW 04, Tjindrawati kepada wartawan di tempat, Minggu (4/4/2021).

(idn/fjp)