AS Mulai Proses Keluar WHO, Kim Jong-Un Diminta Ganti Rugi Tahanan Perang

Jakarta

Otoritas Amerika Serikat (AS) secara resmi memulai proses keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pemimpin Korea Mengadukan (Korut) Kim Jong-Un diperintahkan pengadilan Korea Selatan (Korsel) untuk menunaikan ganti rugi masing-masing sebesar Rp 253 juta kepada dua tahanan perang.

Pemerintahan Pemimpin Donald Trump baru saja menganjurkan pemberitahuan resmi kepada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) soal penarikan diri sejak WHO. Pemberitahuan itu dikirimkan pada Sekjen PBB Antonio Guterres di Senin (6/7) waktu setempat & baru akan berlaku efektif di dalam setahun ke depan.

Di bawah ketentuan penarikan muncul, AS harus memenuhi kewajiban finansial kepada WHO sebelum semua prosesnya diselesaikan. AS yang merupakan penyumbang terbesar bagi WHO, diketahui menutup lebih dari US$ 450 juta per tahun. Saat ini, GANDAR masih harus membayar kewajiban sejumlah US$ 200 juta kepada WHO.

Sementara itu, sebuah mahkamah Korsel memerintahkan Kim Jong-Un untuk membayarkan kompensasi kepada dua bekas tahanan perang yang bertahun-tahun dijadikan pekerja paksa di Korut. Putusan lintas yurisdiksi semacam ini ialah yang pertama dijatuhkan oleh Korsel.

Putusan semacam ini berpotensi menetapkan preseden hukum yang luas di Semenanjung Korea dengan terbelah.

Berikut ini berita-berita internasional yang menarik menghiraukan pembaca detikcom , hari ini, Rabu (8/7/2020):

– Positif Corona, Presiden Brasil Minum Obat Malaria yang Belum Terbukti Ampuh

Presiden Brasil Jair Bolsonaro memposting video ke jalan sosial (medsos) yang menunjukkan dirinya mengonsumsi pil hydroxychloroquine atau obat antimalaria setelah mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Bolsonaro bersikeras dirinya ‘sangat sehat’ serta hanya mengalami gejala ringan.

Seperti dilansir Associated Press & AFP , Rabu (8/7/2020), Bolsonaro baru saja mengonfirmasi dirinya positif Corona pada Selasa (7/7) waktu setempat, setelah melakukan tes karena mengalami gejala-gejalanya. Pengesahan Bolsonaro terinfeksi Corona ini disampaikan setelah selama berbulan-bulan dia meremehkan kegawatan virus Corona meskipun total kasus dan jumlah kematian pada Brasil bertambah dengan cepat.

Saat mengumumkan dirinya nyata Corona dalam wawancara dengan televisi setempat dari kediamannya di Brasilia, Bolsonaro mengungkapkan dirinya kini mengonsumsi hydroxychloroquine dan azithromycin. Jika hydroxychloroquine dikenal sebagai obat antimalaria, azithromycin merupakan antibiotik yang bisa dimanfaatkan untuk merawat pneumonia.

– Catat 60 Seperseribu Kasus Sehari, Nyaris 3 Juta Orang Terinfeksi Corona di GANDAR

Amerika Serikat (AS) kembali mencetak rekor pertama untuk tambahan kasus virus Corona (COVID-19) harian di wilayahnya. Lebih dari 60 ribu kasus Corona dilaporkan dalam sehari di provinsi AS.

Seperti dilansir AFP , Rabu (8/7/2020), data penghitungan terbaru dibanding Johns Hopkins University (JHU) dengan berbasis di Baltimore, AS, menunjukkan 60. 209 kasus Corona terekam di AS dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut mencetak rekor sebagai tambahan kasus harian sempurna di AS sejauh ini.

Dengan tambahan tersebut, taat JHU, total 2. 991. 351 kasus Corona kini terkonfirmasi dalam wilayah AS.