Buron Hendra Subrata Ditahan di Rutan Salemba

Jakarta

Buron benduan kasus percobaan pembunuhan, Hendra Subrata, tiba di Indonesia usai dideportasi dari Singapura. Hendra Subrata kini ditahan di Rutan Salemba Kejagung.

“Sejak keadaan ini terpidana ditahan dalam Rutan Salemba Kejaksaan Gemilang, ” ujar Kapuspenkum Kejagung, Leonard Ebenezer Simanjuntak, pada Jakarta, Sabtu (26/4/2021).

Leonard menjelaskan pihaknya akan kembali memeriksa kesehatan tubuh Hendra Subrata yang terang pada konferensi pers menggunakan kursi roda.

“Selanjutnya kami hendak pemeriksaan PCR kembali dan akan berkoordinasi dengan institusi kemasyarakatan, ” terang Leonard.

Diketahui, Hendra Subrata mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 19. 40 WIB. Hendra terbang memakai pesawat Garuda GK837 daripada Singapura.

Target Sejak 2011

Hendra Subrata buron semenjak tahun 2011. Hendra kelam ke Singapura bersama istrinya.

“Terpidana itu merupakan buronan atau DPO dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat sejak 28 September 2011 hampir 10 tahun yang lalu. Karena yang bersangkutan saat dilaksanakan eksekusi, sudah tidak ada ditempat semula dan sejak 10 tahun yang lalu benduan sudah berada di Singapura, ” ujar Leonard.

Leonard mengatakan Hendra Subrata dituntut 7 tarikh penjara oleh jaksa penggugat umum Kejari Jakbar dalam 28 Januari 2009. Sidang putusan pada 26 Mei 2009, Hendra Subrata dinyatakan bersalah melakukan percobaan pembunuhan dan divonis 4 tahun.

“Tanggal 25 Maret (2010) terpidana banding dan putusan Pengadilan Luhur Jakarta menolak, ” prawacana Leonard.

“Kemudian terpidana ini melakukan kasasi tanggal 8 Oktober 2010, (Pengadilan Tinggi Jakarta) serupa menolak permohonan kasasi & kami sampaikan terpidana itu melakukan dua kali PK (peninjauan kembali), yaitu tarikh 2011 dan tahun 2015 dan PK tersebut ditolak sehingga dengan penolakan PK tersebut perkara terpidana dinyatakan dengan berkekuatan hukum lestari, ” tambahnya.

Leonard menyampaikan sejak 2010, Hendra Subrata sudah tidak ada lagi di Indonesia. “Sejak dikeluarkan putusan Majelis hukum Agung tahun 2010 terpidana sudah tidak ada sedang (di Indonesia) sebagaimana ana sampaikan tadi sudah benduan pindah beserta istrinya ke Singapura, ” ucap Leonard.

Benar Sah Melakukan Percobaan Pembunuhan

Untuk diketahui, Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai adalah terpidana yang terbukti secara sah dan meyakinkan melangsungkan percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo. Hendra Subrata dinyatakan bersalah melanggar Urusan 338 KUHP juncto Perkara 53 ayat (1) KUHP, dengan pidana penjara selama 4 tahun.

Dilansir Antara, korban Herwanto Wibowo merupakan pebisnis kekayaan. Terpidana Hendra Subrata melayani percobaan pembunuhan terhadap korban hingga mengalami cacat langgeng sekitar Maret 2008.

(isa/fas)