dua Warga Filipina Tewas dalam Ledakan di Lebanon, 11 Lainnya Jatuh

Beirut berantakan

Kedutaan Besar Filipina di Lebanon mengonfirmasi bahwa besar warganya meninggal dunia akibat ledakan besar di pelabuhan Beirut. Kurang warga Filipina lainnya dilaporkan luka-luka akibat ledakan ini dan belasan lainnya masih hilang.

Seperti dilansir CNN , Rabu (5/8/2020), Kedutaan Mulia Filipina dalam pernyataannya menyebut delapan warga Filipina lainnya mengalami luka-luka, dengan satu orang kini dalam kondisi kritis namun stabil pada rumah sakit setempat.

Dua korban luka di antaranya disebut sebagai bagian dari 13 pelaut Filipina yang kapalnya berlabuh di perairan ‘berjarak 400 meter dari zona ledakan’.

Sementara 11 orang lainnya dari kawanan pelaut itu, dilaporkan masih jatuh.

Kedutaan Besar Filipina menyatakan pihaknya tengah bekerja setara dengan otoritas Lebanon untuk mengaduk-aduk dan memastikan keselamatan warga Filipina yang masih hilang hingga kini.

“Filipina menyampaikan afeksi dan belasungkawa paling mendalam pada pemerintah Lebanon dan rakyatnya, khususnya kepada mereka yang terdampak sebab peristiwa tragis ini, ” serupa itu pernyataan Departemen Luar Negeri Filipina kepada CNN .

Data Palang Merah Lebanon menyebut lebih dari 100 orang meninggal dunia akibat perut ledakan besar di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8) waktu setempat. Sekitar 4 ribu orang lainnya dilaporkan luka-luka.

(nvc/rdp)