Ganip Warsito Masih Pakai Jurus PPKM Mikro untuk Tangani Penularan COVID-19

Jakarta awut-awutan

Kepala BNPB yang baru dilantik, Letjen Ganip Warsito, akan melanjutkan program-program penanganan bencana dengan saat ini tengah berlaku. Ganip menyebut tata kelola di BNPB dalam bertemu bencana sejatinya sudah berjalan dengan baik.

“Saya melanjutkan apa dengan telah dilakukan pendahulu beta. BNPB sebagai institusi, lembaga yang menangani bencana alam dan memiliki program-program karena sudah ada regulasinya & sudah ada program tahunan, saya tinggal lanjutkan. Kaidah kelola selama ini menghadapi bencana sudah berjalan dengan baik saya tingkatkan dan evaluasi agar semakin bagus ketika BNPB dalam tugasnya semakin kuat, ” sebutan Ganip kepada wartawan di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2021).

Ganip menerangkan pihaknya akan tetap menggunakan mengarah PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro untuk memukul pandemi virus Corona (COVID-19) termasuk pada klaster anak. Ganip menyebut PPKM mikro menjadi strategi yang tepat di samping pelaksanaan 3M (memakai masker, mencuci lengah, dan menjaga jarak) & melakukan 3T ( testing, tracing , serta treatment ).

“Justru ini kan menjadi hilir. Maka PPKM mikro itu menjadi suatu desain yang paling tepat untuk mencegah penyebaran kemudian juga pelaksanaan saya katakan sebetulnya 3M-3T harus ditegakkan. Tidak bisa tidak, ” ungkapnya.

Ganip menetapkan akan mengoptimalkan program-program yang kini telah digagas dan dijalankan oleh BNPB. Pihaknya akan berkolaborasi dengan pentahelix untuk memerangi musuh beriringan, yaitu COVID-19.

“Yang dimaksud terobosan terbaru adalah karena saya melanjutkan langkah yang memang sudah tepat, gitu . Tinggal saya mengoptimalkan, saya memastikan bahwa desain yang sudah diterapkan semasa ini, PPKM mikro, lalu 3M dan 3T dengan harus bisa kita pastikan dan dilaksanakan, ” ujarnya.

“Kita kesimpulan COVID ini adalah imbangan bersama. Jadi bukan cuma BNPB, tapi konsep pentahelix itu yang digagas oleh pendahulu saya ini ialah suatu kolaborasi yang betul diperlukan, termasuk media, ” imbuhnya.

Diketahui, Letjen Ganip Warsito dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di dalam Selasa (25/5) di Istana Negara. Pelantikan juga dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Mengabulkan.

Pelantikan tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan tubuh yang ketat. Prosesi pengukuhan diawali dengan dikumandangkannya lagu ‘Indonesia Raya’ serta interpretasi keputusan Presiden.

Setelah itu, rohaniwan mengiringi Letjen Ganip Warsito zaman pembacaan sumpah jabatan. Sumpah jabatan dipandu oleh Jokowi.

“Demi Tuhan saya bersumpah bahwa hamba akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945 serta akan menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti beta kepada nusa dan bangsa. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, ” ucap Ganip Warsito dipandu Jokowi.

Sesudah dilantik, Letjen Ganip Warsito mendapat ucapan selamat dari Jokowi. Disusul kemudian oleh tamu hadirin.

(whn/dwia)