Hari Pertama Vaksinasi Ibu Hamil, Begini Suasana di Puskesmas Baja Tangerang

Jakarta

Pemerintah Kota Tangerang menggelar vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil di 38 Puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) hari ini. Salah satunya digelar di Puskesmas Baja.

Pantauan detikcom di Jalan Baja, Cibodas Baru, Tangerang, Kamis (19/8/2021) pukul 09.30 WIB tempat vaksinasi ibu hamil menjadi satu dengan vaksinasi umum. Nampak kursi antrean hampir terisi penuh.

Proses vaksinasi sama seperti vaksinasi pada umumnya. Ibu hamil yang hendak disuntik vaksin pertama-tama harus melakukan pendataan ulang di meja registrasi.

Kemudian menunggu dipanggil dan diperiksa data diri. Setelah itu, ibu hamil di-screening untuk diperiksa kondisi kesehatannya. Setelah lolos screening, barulah ibu hamil disuntik.

Kepala Koordinator Puskesmas Baja, Aisah mengatakan meski tempat vaksinasi ibu hamil dan umum disatukan, tetapi pihaknya mendahulukan penyuntikan bagi ibu hamil. Sudah ada 20 ibu hamil yang disuntik vaksin.

“Baru mulai hari ini serentak. Tadi tempat duduk dipisah jadi ibu hamil duluan yang kita suntik. Jadi yang umum abis ibu hamil selesai baru disuntik, jadi dahulukan ibu hamil dulu. Ada 20 yang sudah datang,” kata Aisah saat ditemui di lokasi.

Aisah menuturkan proses vaksinasi dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Rata-rata ibu hamil yang datang sudah didata melalui WhatsApp, sementara bagi yang belum terdata, bisa datang langsung ke lokasi vaksinasi dengan membawa fotocopy KTP dan kartu keluarga (KK) serta kartu ibu hamil.

“Kita mulai dari jam 8 sampai jam 12 siang. Jadi ibu Kades nyari ibu hamil yang mau divaksin kirim ke WA trus saya masukin ke grup ibu hamil. Jadi data atau KTP KK mintanya semua di grup itu. Kalau yang belum ke data boleh datang langsung, syaratnya bawa fotocopy KTP, KK, sama bawa kartu ibu hamil,” tuturnya.

Aisah menyampaikan vaksin yang diberikan kepada ibu hamil jenis sinovac. Vaksinasi ibu hamil di puskesmas ini kata Aisah, dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (21/8).

“Vaksinnya sinovac. Ini hari ini perdana sampai Sabtu, tapi nggak tahu Senin depan masih di sini (vaksin ibu hamil) apa enggak. Nanti koordinasi dengan kepala puskesmas,” ujarnya.

Lebih lanjut Aisah mengatakan ada sejumlah persyaratan lain yang harus dipenuhi ibu hamil agar bisa divaksin. Mereka yang berkomorbid dan memiliki tekanan darah tinggi tidak diperkenankan untuk mengikuti vaksinasi.

Suasana vaksinasi di Puskesmas Baja Tangerang Foto: Kadek Melda Luxiana/detikcom

“Pokoknya tensi di atas 140/90, kaki bengkak, punya komorbid darah tinggi, pernah covid, nunggu 3 bulan nggak bisa divaksin. Dilihat dulu, makanya di-screening,” imbuhnya.

Seorang ibu hamil bernama Riris mengaku ikut vaksinasi COVID-19 agar nantinya diperbolehkan melahirkan. Dia mengatakan vaksinasi menjadi syarat untuk melahirkan.

“Tau dari posyandu. Saya mau divaksin soalnya kalau nggak divaksin nggak boleh lahiran,” kata Riris.

Kandungan Riris berusia 8 bulan. Dia tidak merasakan efek apapun setelah divaksin.

“Udah (hamil) 31 Minggu masuk 8 bulan (evek) nggak ada, prosesnya tadi saya dari rumah jam 8 sampe sekarang ya satu jam lah. Rumah di Jalan Baja,” ujarnya.

(yld/yld)