Harun Masiku Belum Ditemukan Lewat Red Notice, Polri: Butuh Waktu

Jakarta

Keberadaan tersangka kasus dugaan korupsi Harun Masiku belum terdeteksi meski red notice telah diterbitkan NCB Interpol. Polisi menyebut proses pencarian Harun Masiku masih berjalan dan membutuhkan waktu yang lama.

“Setiap negara yang menerima red notice itu, memang dia punya kewajiban untuk mencari dan apabila menemukan itu melakukan koordinasi dengan negara peminta, kemudian akan mengirim kembali kepada negara peminta. Nah sekarang ini masih prosesnya berjalan,” ujar Kadiv Hubinter Polri Irjen Johni Asadoma saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2021).

“Ya belum ada tanda-tandalah. Masih berjalan, masih berjalan. Biasa proses itu memang tidak cepat, butuh waktu yang lama,” sambungnya.

Johni menekankan red notice Harun Masiku masih aktif hingga saat ini. Nantinya, NCB Interpol akan bertanya kepada Polri apakah red notice Harun Masiku masih dibutuhkan atau tidak.

Kadiv Hubinter Polri Irjen Johni Asadoma (Adhyasta Dirgantara/detikcom)Kadiv Hubinter Polri Irjen Johni Asadoma (Adhyasta Dirgantara/detikcom)

“Ya red notice-nya masih aktif, red notice itu kan dikeluarkan setiap 5 tahun. Lima tahun lagi kemudian Interpol akan menanyakan, ‘masih dibutuhkan atau tidak?’. Berarti tergantung analisa kita nanti,” tutur Johni.

Sementara itu, Johni mengatakan peran masyarakat juga dibutuhkan dalam pencarian Harun Masiku. Dia menjelaskan Indonesia tidak hanya memiliki satu red notice, melainkan banyak.

“Itu (red notice Harun diterbitkan ke publik) tergantung penyidikan. Saya rasa masyarakat kalau tahu memberikan informasi ya bagus-bagus saja gitu. Masyarakat kan melihat suatu tindakan yang melanggar hukum bisa melapor kepada polisi kan, jadi tidak masalah. Tapi polisi terus bekerja semuanya, Interpol dengan jaringan. Karena kita kan punya red notice itu kan bukan cuma satu, banyak red notice kita,” imbuhnya.

Sebelumnya, red notice terhadap Harun Masiku telah terbit di 194 negara yang menjadi anggota NCB Interpol. Namun, hingga saat ini belum ada satu pun negara yang berhasil mendeteksi Harun Masiku.

“Sudah beberapa negara merespons permintaan kita dan menyatakan bahwa subjek (Harun Masiku) belum ditemukan dalam data perlintasan di negara mereka,” ujar Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri Brigjen Amur Chandra Juli Buana kepada wartawan, Kamis (12/8).

Simak dua kabar terakhir soal keberadaan Harun Masiku di halaman selanjutnya.