Kemarin Digebah, Pemotor Masih Berputar di Trotoar Kuningan Hari Ini

Jakarta – Trotoar yang berada di depan Mal Kuningan City, Jl Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan masih dilalui pengguna sepeda motor untuk putar balik. Padahal, Dinas Perhubungan (Dishub) pernah menggebah pemotor yang berputar dan parkir di trotoar.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (22/3/2021) pukul 11. 20 WIB terlihat trotoar masih menjadi tempat putar balik sepeda motor. Selain itu, terlihat pula beberapa pengemudi ojek online yang mangkal di sana.

Trotoar itu dipasangi pasak penghalang sepeda motor. Namun masih ada cela bagi sepeda motor untuk dapat melintasi trotoar karena tiang pasak yang dipasang tidak dempet.

Trotoar juga dilengkapi degan guiding block berwarna kuning. Guiding block itu digunakan untuk memandu pejalan kaki bagi penyandang tunanetra. Tidak banyak pejalan kaki yang memanfaatkan trotoar tersebut.

Padahal tidak jauh dari lokasi tersebut, terdapat tempat berputar balik yang disediakan, baik yang berasal dari Jl KH Mas Mansyur maupun dari Jl Casablanca. Jaraknya hanya sekitar 130 meter. Kondisi lalulintas di lokasi terpantau ramai lancar.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI beraksi menggebah (menghalau) pemotor yang melintasi jalur pedestrian itu pada Jumat (19/3). Warganet di Twitter, akun @MarioFevers, mencuitkan pemberitaan detikcom dengan mencolek akun resmi Pemprov DKI Jakarta (@DKIJakarta). Dia menilai kondisi pelanggaran trotoar tersebut berbahaya bagi pengendara mobil.

Pemprov DKI langsung merespons. Laporan diproses dengan nomor TW000066744 pada situs CRM (Cepat Respons Masyarakat) dari Jakarta Smart City. Perkembangan penanganan dapat dipantau di situs tersebut. detikcom mengakses detail laporan ini pada Jumat (19/3/2021).

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Sudinhub Jaksel) langsung merespons. Pukul 10. 33 WIB tadi, Sudinhub Jaksel mulai menyatakan siap mengerjakan laporan masalah jalur pedestrian yang dilanggar kendaraan bermotor ini.

“Sudah ditindaklanjuti Satpelhub Kecamatan Setiabudi dengan menempatkan petugas dan melakukan penggebahan terhadap kendaraan yang berpangkal pada titik lokasi tersebut, ” kata Sudinhub Jaksel, melaporkan di CRM, pukul 10. 38 WIB.

(aik/aik)