Kolaborasi Bangun Sumbar, Andre Rosiade & 6 Kepala Kawasan Temui Dirut KAI

Jakarta

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade memfasilitasi pertemuan enam kepala daerah dari Sumatera Barat (Sumbar) dengan Eksekutif Utama PT Kereta Suluh Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo. Pertemuan tersebut membahas kolaborasi untuk mempercepat pembangunan pada wilayah Sumbar.

“Hari ini saya berhubungan enam kepala daerah pada Sumatera Barat bertemu secara jajaran Direksi PT KAI dalam rangka membahas kolaborasi percepatan pembangunan di Sumatera Barat, ” kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (24/5/2021).

Tersedia tiga isu utama dengan dipaparkan Andre beserta enam kepala daerah dalam pertemuan tersebut, antara lain pemanfaatan aset PT KAI buat fasilitas publik, rencana perluasan kereta pariwisata dan perluasan potensi angkutan logistik dalam Sumatera Barat.

“Yang paling menguatkan untuk kita lakukan ialah bekerja sama memanfaatkan kekayaan PT KAI. Selain tersebut kita juga punya aktiva bernilai sejarah yaitu Mak Itam bisa kita hidupkan sebagai kereta wisata yang menghubungkan Sijunjung, Sawahlunto, Solok dan Padang Panjang, ” ujar Andre.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan pihaknya tengah mendirikan museum kereta api pada kotanya. Hal serupa serupa dilakukan Wali Kota Medan Panjang Fadli Amran dengan tengah memanfaatkan aset perseroan untuk pengembangan Museum Kereta Api Kota Padang Lama.

Selain itu, ada pembahasan ihwal pendayagunaan tanah KAI untuk gedung parkir, gedung serbaguna, dan Masjid Raya di Bukittinggi yang diajukan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, mematok persiapan kota bisnis anyar dan pengembangan pariwisata dalam Tanah Datar yang diusulkan Wakil Bupati Tanah Rata Richi Aprian.

Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra juga mengusulkan rencana pengembangan pusat ekonomi baru dan langgar di atas lahan PT KAI.

Menerima kunjungan tersebut, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo mengiakan sepakat dengan usulan untuk memanfaatkan aset PT KAI untuk pembangunan, rencana membakar kereta wisata dan andong angkutan logistik di Sesumbar.

Didik hendak mempelajari proposal kerja sebanding yang diajukan para besar daerah agar usulan-usulan itu bisa segera terealisasi.

“Kami akan kaji potensi di tiap-tiap daerah. Semoga pertemuan ini menjadi awal kerja sama kita membangun Indonesia. Harapannya di waktu tidak terlalu lama kami akan lakukan lawatan balasan ke Sumbar. Hendaknya kolaborasi kita membangun Nusantara bisa kita laksanakan dengan governance yang baik bisa segera terwujud, ” prawacana Didiek.

Jadi informasi, dalam pertemuan tersebut, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo didampingi oleh Direktur Niaga Dadan Rudiansyah, Penasihat Keselamatan dan Keamanan John Robertho, Direktur SDM & Umum Agung Yunanto, & Direktur Keuangan Salusra Wijaya.

Adapun enam Kepala Daerah tersebut adalah Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, Wali Kota Medan Panjang Fadli Amran, Pemangku Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wali Praja Sawahlunto Deri Asta, & Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra.

(akd/ega)