Korban Tewas Ledakan Gas di Masjid Bangladesh Bertambah Jadi 16 Orang

Dhaka kacau

Sebuah ledakan dengan diduga berasal dari kebocoran gas terjadi di masjid, Bangladesh. Korban tewas menjadi 16 orang & puluhan lainnya menderita luka menjilat.

Seperti dilansir biro AFP , Minggu (6/9/2020), menurut pihak layanan para jemaah sedang beribadah pada Jumat (4/9) malam, ledakan muncul dan memasuki masjid di distrik Narayanganj, Bangladesh.

Penyelidik mencurigai percikan api dari AC-yang tumbuh setelah pemadaman listrik-memicu gas.

“Gas bocor memasuki masjid, ” kata pemadam kebakaran Narayanganj, Abdullah Al Arefin, kepada AFP .

“Ketika mereka menutup jendela dan kesempatan serta menyalakan AC, ada percikan listrik yang menyebabkan ledakan dalam masjid, ” ujarnya.

Juru bicara rumah sakit Samanta Lal Sen menuturkan 16 orang yang meninggal termasuk di antaranya 37 orang yang dibawa ke rumah sakit spesialis luka mengobarkan di Dhaka. Ia menambahkan, status 21 pasien yang tersisa ‘sangat kritis’ dan semuanya mengalami luka bakar 70 hingga 80 upah.

Polisi mengatakan sedikitnya 45 orang terluka akibat ledakan itu dan orang-orang berbicara mengenai bau gas bocor. Di Bangladesh, peraturan keselamatan sering dilanggar. Ratusan orang terbunuh setiap tahun di kebakaran di negara berpenduduk 168 juta orang itu.

Pada Februari tahun lalu, obor unggun di kawasan tua Dhaka menewaskan 78 orang. Satu bulan kemudian, 25 orang tewas kala kobaran api melanda blok jawatan Dhaka.

(rfs/rfs)