Menko Perekonomian-Menkeu Serahkan Bantuan Tunai untuk PKL di Medan

Medan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan kerja ke Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka pun menyerahkan bantuan ke para pedagang serta meninjau vaksinasi bagi para pelajar.

Pantauan detikcom Kamis (9/9/2021), Airlangga tiba bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani serta Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto di Jalan Bintang, Kota Medan. Mereka langsung menjumpai para pedagang. Secara bergantian Airlangga menanyakan perihal kondisi pedagang di masa pandemi.

Para pedagang mengaku jualannya menurun hingga 50 persen. Kemudian, Airlangga mewakili pemerintah langsung menyerahkan bantuan tunai sebanyak Rp 1,2 juta kepada para pedagang yang telah didata.

Setelah itu, para rombongan pun meninjau vaksinasi bagi para pelajar di Yayasan Perguruan Sutomo, Medan.

“Jadi pemberian bantuan telah disampaikan terkait dengan bantuan langsung dan dalam bentuk tunai untuk PKL dan warteg. Total dana yang disediakan itu adalah Rp 1, 2 triliun. Hari ini sesuai arahan Bapak Presiden ujicoba di Kota Medan,” kata Airlangga kepada wartawan.

Selain bantuan, pihaknya meninjau vaksinasi di Medan. Airlangga menyebut ada 1200 orang.

“Hari ini kami melihat vaksinasi di Medan dan di sekolah ini dapat laporan bahwa yang divaksinasi targetnya 1.200, vaksinatornya ada 6 tim dari AD, AL, dan menggunakan vaksin Sinovac. Kami berdiskusi dengan adik-adik pelajar yang ada di sini, mereka semua antusias karena mereka berharap segera dibuka sekolah tatap muka,” ucap Airlangga.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Foto: Datuk Haris Molana/detikcom

Airlangga mengatakan untuk daerah yang sudah masuk level 3, sudah bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal itu telah tertuang dalam SKB 4 Menteri.

“Sekolah tatap muka untuk yang level 3 ini bisa dimulai dengan Peraturan SKB 4 Menteri yang dari Mendikbud. Jadi tentu berharap mereka yang bersekolah nanti sudah tervaksinasi semua baik guru maupun murid-murid yang di atas 12 tahun,” ucap Airlangga.

Airlangga menyebut saat pertemuan di Kantor Gubernur Sumut, telah menyampaikan bahwa target Sumut mencapai rata-rata nasional yakni 32 persen. Hal ini, katanya harus membutuhkan usaha dan kerja keras.

“Pemerintah melihat bahwa jumlah vaksin yang sudah datang di bulan Agustus mendekati 70 juta, dan nanti di bulan September ini juga 72 juta demikian juga di bulan Oktober. Sehingga vaksinasi bisa di akselerasi dan dengan langkah yang dilakukan pemerintah pencegahan penularan COVID didorong dengan PPKM hingga mobilitas di turunkan dan langkah kedua tentu vaksinasi,” ucap Airlangga.

(ega/ega)