Polisi Bubarkan Kerumunan Massa Pengukuhan Walkot Sungai Penuh Ahmadi Zubir

Kali Penuh awut-awutan

Tim Satgas COVID-19 Jambi membubarkan kerumunan massa pendukung Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni usai dilantik menjadi Walikota dan Wakil Walikota Sungai Lengkap, Jambi. Pembubaran massa tersebut dilakukan, setelah terjadinya gerombolan di massa pandemi Corona.

“Iya sebetulnya sempat terjadi kerumunan daripada massa pendukung, tetapi itu diluar pagar dari sendi dinas gubernur Jambi ya, bukan di dalam balairung. Kerumunan ini sempat dicegah oleh petugas dan juga dibubarkan. Walikota dan Pemangku Walikota nya juga mengikuti meminta massa pendukungnya buyar, apalagi ini masih massa pandemi Corona, ” logat Juru Bicara Penanganan Covid-19 Jambi, Johansyah kepada detikcom, Jumat (25/6/2021).

Kerumunan massa ini terjadi ketika pasangan calon Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni dilantik menjadi Walkot serta Wawakot Sungai Penuh. Daripada video yang diterima detikcom, terlihat Massa itu berkerumun, lantaran ingin menyaksikan paslon pilihan mereka dilantik.

Terlihat, petugas sudah melakukan imbauan pencegahan agar massa tidak melaksanakan kerumunan, namun massa tentu berkerumun hingga Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni terdesak ikut dalam membubarkan massa mereka.

Johansyah mengatakan, massa pendukung itu terlihat memenuhi badan bulevar disekitaran rumah dinas gubernur Jambi. Kerumunan itu bahkan sempat dicegah, namun lestari terjadi hingga kemudian dibubarkan.

“Ya tersebut mungkin sebagai bentuk euforia dari pendukung, lantaran bahan pilihan mereka dapat memenangkan paslon lawan. Namun ditengah pandemi Corona seperti ini mungkin itu ada baiknya tidak dilakukan. Kita daripada Pemprov Jambi sebelumnya sudah memberikan surat agar pengukuhan tidak dihadiri massa pendukung. Tetapi tetap hadir, sungguh.. mungkin saja itu tersedia dari warga Sungai Penuh, ada juga warga Sungai Penuh yang tinggal dalam Kota Jambi, kita tidak tahu juga, tetapi itu sudah dilarang, namun tetap juga hadir” ujar Johansyah.

Johansyah menjelaskan proses pelantikan di pada aula rumah dinas gubernur Jambi malahan sebetulnya dibatasi. Jumlah yang boleh melihat proses pelantikan itu cuma diizinkan sebanyak 25 karakter, hal itu karena mencegah kerumunan.

“Ibu Pj Gubernur Jambi sebetulnya juga memberi arahan pada Walkot dan Wawalkot Sungai Penuh untuk tetap melaksanakan prokes dalam pencegahan Corona. Lalu laksanakan vaksinasi buat masyarakat dan itu suruhan Pj Gubernur Jambi. Ya kita juga minta supaya massa yang hadir tadi yang mungkin terpantau sebab Walkot dan Wawalkot Sungai Penuh nantinya untuk diperiksa kesehatannya lah, ” ujar Johansyah.

Sebelumnya, Ahmadi Zubir-Alvia Santoni jadi dilantik sebagai Wali Tanah air dan Wakil Wali Tanah air Sungai Penuh Jambi sesudah meraih suara terbanyak dalam Pilkada 2020. Pasangan yang diusung oleh PDIP, PPP dan Bekarya itu lulus dari paslon lawanya yang tak lain merupakan anak dari mantan Walkot Sungai Penuh Jambi, Asafri Hebat Bakri yakni Fikar Azami dan Yos Adrino.

(maa/maa)