Polres Kab. Bekasi Bakal Jaga 1×24 Jam di 7 Titik Penyekatan Mudik

Jakarta

Beberapa hari lagi atau agenda 6 sampai 17 Mei 2021, larangan mudik hendak diberlakukan. Polres Metro Kabupaten Bekasi akan sekat tujuh titik untuk antisipasi orang nekat mudik.

“Kedungwaringin, Cibarusah, Merdeka, Pebayuran, Jembatan Cibeet, dengan pungutan 3 (3 Gerbang Tol di wilayah Kabupaten Bekasi)” kata Kampolres Metro Kabupaten Bekasi Kombes Hendra Gunawan, saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).

Titik penghalang akan dijaga selama 24 jam selama larangan pegangan. Penjagaan juga dilakukan beriringan petugas gabungan bersama dengan TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinkes.

“Jadi kita 1×24 jam dibagi 3 sift, jumlah totalnya 514 orang dari Polri doang tersebut, dari TNI beda lagi, dari Dishub beda teristimewa, ” lanjutnya.

Polisi sudah mengantisipasi kepada masyarakat yang nekat mudik. Hendra mengatakan polisi telah tau modus-modus pemudik buat mengelabui petugas.

“Ya modus-modusnya kan kita udah hapal ada dengan masuk ke wc bus, ada yang masuk ke bagasi bus, ada pakai kendaraan umum, pakai truk, pakai kontener itu seluruh kita periksa, ” ungkapnya.

Penyekatan mau dilakukan secara total. Kendaraan pribadi yang tidak memenuhi kriteria akan diputar pulih dan travel yang mengangkut penumpang akan dikenakan sanksi.

“Kalau kendaraan pribadi itu diputar pulih, untuk travel, travel ada sanksinya nanti dia bisa dikenakan tilang, ” tambahnya.

Setiap organ akan diperiksa yang meninggalkan titik sekat akan diperiksa oleh petugas. Hendra menceritakan pengalaman tahun lalu bahwa ada pemudik yang berusaha mengelabui petugas dengan menjatuhkan di dalam bus.

“Yang sering kasar tuh dia pura-pura kosong tapi ngumpet di daerah mandi, kalau 2 tingkat, dia yang bawah angin yang atas isi, tapi nunduk gitu, ” ucapnya.

(aik/aik)