Pungut Duit dari 11 Kepsek, Sekretaris Disdik Bitung Siap Tersangka

Manado – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung menetapkan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bitung, MS, jadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi. MS diduga menyalahgunakan kewenangannya untuk menodong duit kepada sejumlah besar sekolah.

“Setelah dikerjakan pemeriksaan kepada oknum dinas yang bersangkutan sebagai saksi dalam perkara ini, oleh sebab itu berdasarkan ekspos dari Besar Seksi (Kasie) Pidana Istimewa, seluruh Jaksa di ruangan saya, pada Rabu agenda 24 Maret 2021 disimpulkan bahwa menetapkan MS perseorangan Dinas Pendidikan Kota Bitung tersangka karena menerima ataupun meminta uang kepada 11 kepala sekolah, ” sekapur Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Frenkie Son, saat dimintai konfirmasi detikcom , Kamis, (25/3/2021).

“Ancaman 20 tahun, pasal yang digunakan adalah pasal 12 huruf f dan g UU Nomor 20 Tahun 2001 mengenai Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi, ” tutur dia.

Kasus ini tersibak setelah pihak kejaksaan menyambut laporan dari masyarakat menghantam dugaan oknum Dinas Pendidikan Bitung yang meminta uang kepada sejumlah kepala madrasah. Para kepala sekolah dengan dimintai uang itu berisi atas kepala sekolah SD dan SMP.

“Laporan itu dilampirkan selalu dengan bukti transfer & cek. Setelah itu dikerjakan pengumpulan data dan target keterangan, penyelidikan setelah dirasa cukup dua alat informasi, kami tingkatkan ke pemeriksaan umum, ” jelas tempat.

Laporan tersebut kemudian diselidiki oleh Kejari Bitung. Berdasarkan hasil penelusuran, MS diduga menerima duit Rp 300 juta dibanding para kepala sekolah.

“Setelah dilakukan penyeliaan secara intensif kepada puluhan kepala sekolah bermuara kepada 11 kepala sekolah. MS menyalahgunakan wewenang karena menodong atau menerima uang sebesar Rp 300 juta bertambah, ” pungkas dia. (knv/knv)