Rekaman CCTV Istri di Makassar Tikam Selingkuhan Suami Bertubi-tubi

Makassar

Wanita inisial H (33) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap polisi akibat menikam secara bertubi-tubi wanita inisial R yang merupakan selingkuhan suaminya. Detik-detik penikaman sadis itu terekam dalam kamera pengawas atau CCTV.

Dalam video rekaman CCTV di lokasi kejadian, Jalan Boulevard, Panakkukang, Makassar, pada Kamis (29/7), wanita H tampak membuntuti korban. H yang mengenakan jilbab hitam dan baju kemeja biru tersebut lantas mendekati korban saat membuka pintu mobilnya.

Foto: Rekaman CCTV istri di Makassar tikam selingkuhan suami. (dok. Istimewa)

Istri tikam selingkuhan suami itu awalnya sempat cekcok dengan korban. Di tengah percekcokan, H kemudian menarik rambut korban sehingga dua orang pria yang kebetulan melihat insiden tersebut berusaha memisahkan keduanya.

Sementara di video rekaman CCTV lainnya, terlihat korban yang sedang mengenakan baju pink dan rok putih ditikam secara bertubi-tubi dengan pisau dapur oleh H.

Keributan yang semakin menjadi-jadi tersebut membuat sejumlah warga lainnya ikut turun tangan memisahkan keduanya sehingga korban pun dapat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Terkait insiden tersebut, H diamankan ke Polsek Panakkukang. Dia kemudian ditetapkan menjadi tersangka kasus istri tikam selingkuhan suami dengan dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

“Iya sudah tersangka, kami kenakan Pasal 351,” ucap Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Jeriady kepada detikcom, Senin (2/8/2021).

Diberitakan sebelumnya, H kerap menegur R untuk menjauhi suaminya. Namun R disebut tak menggubris peringatan pelaku.

H juga kerap memprotes suaminya karena selingkuh dengan perempuan R. Namun H mengaku justru dianiaya oleh sang suami.

H juga mengaku kerap ditanya oleh salah satu anaknya terkait perselingkuhan yang dialami ayahnya. Pertanyaan itu membuat H semakin kesal terhadap R.

Akibat kekesalan yang memuncak, H lalu mengikuti perempuan R yang kemudian menikamnya secara bertubi-tubi. Menurut Jeriady, korban menderita luka tikman pada perut, punggung, dan paha kiri.

“Dia (penikaman) berulangkali, tapi untuk jumlahnya saya belum bisa pastikan. Kita sekarang minta visumnya ke rumah sakit,” pungkas Jeriady.

(hmw/nvl)