Relokasi Besar-besaran New York Times lantaran Hong Kong Gegara UU Ketenteraman

Washington DC

Media mulia Amerika Serikat, The New York Times melakukan relokasi besar-besaran terhadap kantornya beritanya di Hong Kong. Jalan ini merupakan imbas dari berlakunya Undang-undang Keamanan Nasional baru Hong Kong yang disahkan China.

Seperti dilansir dari AFP , Rabu (15/7/2020) pernyataan itu langsung disampaikan sebab bagian eksekutif redaksi New York Times. Pernyataan ini diteruskan ke email para staf.

“Undang-undang keamanan nasional baru China di Hong Kong telah menciptakan banyak ketidakpastian tentang apa maksud aturan baru bagi operasi kita dan jurnalisme kita, ” tulis eksekutif New York Times pada email kepada staf, Selasa (14/7/2020).

“Kita merasa bijaksana buat membuat rencana darurat dan tiba mendiversifikasi staf pengeditan kita pada seluruh wilayah, ” lanjutnya.

Surat kabar asal AS itu telah memiliki kantor induk regional di Hong Kong semasa beberapa dekade. Kantor ini memeriksa liputan Asia dan baru-baru tersebut membantu menjalankan operasi berita daring selama 24 jam.

Dalam laporan persnya, Times mengatakan akan memindahkan tim jurnalis daringnya – kira-kira sepertiga dari karyawannya di Hong Kong – ke Seoul, Korsel pada tahun berikutnya.