Seiya Sekata Trump hingga Simpatisan Tolak Akui Kekalahan

Jakarta

Donald Trump dan pendukungnya sama-sama penolakan dan menolak kekalahan di Pilpres Amerika Serikat (AS). Saat Joe Biden sudah pidato kemenangan, mereka masih bersuara nyaring tak mau mengakui.

Biden dinyatakan memenangkan Pilpres AS setelah diproyeksikan menang atas Trump di negara bagian Pennsylvania dan Nevada. Penghitungan Fox News dan Associated Press menunjukkan Biden unggul di Pennsylvania dengan meraup 49, 7 komisi (3. 350. 884 suara) melawan Trump dengan 49, 1 tip (3. 313. 529 suara). Di Nevada, Biden unggul dengan pendapatan 642. 604 suara (49, 9 persen) melawan Trump dengan pendapatan 616. 905 suara (47, 9 persen).

Dibutuhkan 270 electoral votes — dari mutlak 538 electoral votes — untuk bisa memenangkan pilpres AS. Biden berhasil meraup total 290 electoral votes, setelah mendapat tambahan 26 electoral votes dari Pennsylvania serta Nevada.

Dengan perolehan 290 electoral votes itu, Biden biar ditetapkan sebagai Presiden terpilih GANDAR yang akan menggantikan Trump nantinya.

Namun, Trump tidak mau serta merta mengakui kemenangan Biden. Dia menuding ada manipulasi dan mengambil ancang-ancang menggugat buatan Pilpres AS.

Pendukungnya pun belum menyerah. Mereka ramai-ramai turun ke jalan. Di penjuru negara, mereka menyerukan bahwa Pilpres AS belum berakhir

Di sisi lain, Biden telah menyuarakan persatuan. Dalam pidato kemenangannya, dia menegaskan bahwa pendukung Trump bukanlah musuh.

Selengkapnya ada di halaman selanjutnya.