Sirekap KPU Pilgub Kepri 62%: Ansar-Marlin Unggul, Petahana Menyusul

Tanjungpinang

Pasangan calon (paslon) gubernur serta wakil gubernur (cagub-cawagub) Ansar Ahmad-Marlin Agustina unggul sementara atas dua paslon lain di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepulauan Riau (Kepri). Perhitungan KPU ini masih berjalan.

Dilihat dari Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap) KPU, per pukul 17. 24 WIB, Senin (11/12/2020), telah masuk foto formulir model C. Hasil-KWK dengan dikirim KPPS 2. 554 sebab 4. 062 TPS di Kepri atau sebanyak 62, 88%.

Data tersebut berasal dari tujuh wilayah yang ada di Kepri, yakni Bintan, Karimun, Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang. Jumlah petunjuk di ketujuh daerah ini bervariasi dari 43% hingga 100%.

Pilgub Kepri diikuti tiga paslon cagub-cawagub. Ketiga paslon tersebut dengan berturut-turut, yaitu Soerya Respationo-Iman Sutiawan (Sinergi), Isdianto-Suryani (Insani), dan Ansar Ahmad-Marlin Agustina (Aman).

Cagub nomor urut 2, Isdianto adalah Gubernur Kepri yang mengoper gubernur sebelumnya yang terjerat urusan hukum. Cagub petahana ini menarik Suryani yang merupakan anggota DPRD Kepri.

Berikut hasil sementara Pilgub Kepri:
1. Soerya Respationo-Sutiawan: 111. 502 pandangan atau 21, 7%
dua. Isdianto-Suryani: 178. 630 suara atau 34, 8%
3. Ansar Ahmad-Marlin Agustina: 223. 779 perkataan atau 43, 5%

Soal Sirekap KPU

KPU menyatakan bahan yang ditampilkan pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C. Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap. Apabila terdapat kekeliruan petunjuk pada formulir Model C. Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan.

KPU mengucapkan apabila terdapat perbedaan data dengan terbaca oleh Sirekap dengan masukan yang tertulis pada Formulir C. Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan

“Data yang ditampilkan dalam menu Hitung Suara bukan adalah hasil resmi penghitungan perolehan pandangan. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan hasil suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terkuak, ” demikian tulis KPU.

(haf/haf)