Sudah Ledakan di Lebanon, India Sita 740 Ton Amonium Nitrat

New Delhi semrawut

Otoritas bea bea India menyita sebuah kontainer dengan berisi 740 ton amonium nitrat, senyawa kimia yang diduga memicu ledakan dahsyat di Lebanon.

Seperti dilansir Reuters , Jumat (7/8/20200, otoritas bea cukai di kota pelabuhan Chennai menyatakan bahwa muatan senyawa kimia dalam jumlah besar tersebut disimpan di sebuah lokasi dengan berjarak 20 kilometer dari kota Chennai.

“Kargo dengan disita disimpan dengan aman dan keselamatan kargo dan publik dijamin mengingat sifat berbahaya dari barang tersebut, ” demikian pernyataan otoritas bea cukai Chennai.

Disebutkan juga bahwa tidak ada tempat permukiman dalam radius 2 kilometer dari stasiun kereta barang wadah muatan itu disimpan.

Ledakan dahsyat yang menewaskan 150 orang dan melukai lebih daripada 5 ribu orang di Lebanon, diduga dipicu oleh muatan amonium nitrat dalam jumlah besar yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut. Ledakan pada Selasa (4/8) tersebut merusak separuh kota Beirut serta membuat sekitar 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Biasanya amonium nitrat dipakai buat membuat pupuk dan peledak. Di India, amonium nitrat biasa digunakan dalam industri penggalian dan profesional.

Muatan amonium nitrat yang disita di Chennai itu diketahui diimpor oleh Amman Chemicals, sebuah perusahaan di Tamil Nadu, tahun 2015 lalu. Muatan tersebut disita karena ada pelanggaran aturan impor.

“Pihak perusahaan telah mendapatkan surat pemberitahuan dan kasusnya telah dicatat, ” ucap pejabat bea cukai setempat.

Tonton video ‘Amonium Nitrat Diduga Jadi Penyebab Ledakan di Lebanon, Apa Itu? ‘:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)