Tambahan Lagi, 104 Orang Nyata Corona di Klaster Persahabatan persaudaraan Lebaran Cilangkap

Jakarta

Total kasus positif di klaster silaturahmi Lebaran di Cilangkap, Jakarta Timur bertambah teristimewa. Kini, ada 104 karakter di RT 03 RW 03 Cilangkap yang tentu Corona.

“Sampai hari ini terkonfirmasi membangun ada 104. Yang telah swab warga RW 3 RW 3, 686 karakter, ” kata Ketua RW 03 Cilangkap, Rosadi era dikonfirmasi via telepon, Minggu (23/5/2021).

Rosadi memastikan dari 691 awak di lingkungan RT 03, hanya 1 warga dengan belum menjalani swab tes. Sedangkan, satu keluarga memutuskan melakukan swab tes pada yang diadakan oleh kantornya.

“Kalau dihitung keseluruhan sudah di-swab semua tinggal 1 karakter mungkin besok di Puskesmas, ” jelasnya.

Kemudian, sebanyak 45 warga OTG hingga bergejala ringan di bawa ke RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara. Sedangkan untuk masyarakat bergejala berat dirujuk ke RS tipe D terdekat. Sisanya ada yang isolasi mandiri di rumah.

Petugas medis mendata warga dengan akan dibawa ke Rumah Atlet di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Klaster halal bihalal di Cipayung bertambah sebanyak 32 orang, dari 51 karakter menjadi 83 orang terpapar COVID-19 perhari ini dan sebanyak 17 orang bergejala ringan dibawa ke Wisma Atlet, tiga orang bergejala sedang dibawa ke RSUD Ciracas dan 12 karakter OTG isolasi mandiri. JARANG FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa. Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA

Masih Micro Lockdown

Rosadi juga memastikan tempat RT 3 RW 3 Cilangkap masih memberlakukan micro lockdown, mengingat lebih daripada 5 rumah ada temuan kasus COVID-19. Setelah 14 hari, pihaknya baru meneliti perpanjangan penerapan micro lockdown di lingkungan RT-nya.

“Micro lockdown pasti 14 hari karena menyelap zona merah. Kita mengontrol dan evaluasi, kalau yang sedang di rumah tak ada gejala dan keluhan lagi, kita bisa evaluasi untuk masalah lockdown. Tengah tetap 14 hari lockdown, ” ujarnya.

Penyebab Klaster Corona

Sebelumnya, puluhan warga yang bermukim di RT 03 RW 03Cilangkap, Jakarta Timur, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak Kecamatan Cipayung mengucapkan puluhan warga diduga terkena virus Corona karena menyelenggarakan silaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri 2021.

“Terakhir 80 orang. Lagi dimapping berapa KK (keluarga). Tapi itu daripada sekitar 700 jiwa dengan tinggal di situ, ” kata Camat Cipayung Fadjar Eko Satrio saat dihubungi, Jumat (21/5/2021).

“Klaster kampung istilahnya sebab kan dalam satu kampung, dalam satu keluarga gede, pada saat Lebaran tersedia, apa namanya, silaturahmi. Barangkali nggak tahu kalau dengan dikunjungi atau saling mengunjungi ini saling sakit, ” sambungnya.

Wagub DKI Ahmad Riza Patria Foto: Karin Nur Secha/detikcom

Hal senada juga disampaikan Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Masyarakat satu RT yang membangun Corona bersamaan itu diduga tertular saat silaturahmi Lebaran.

“Soal 80 ditemukan di Cipayung, sementara diduga akibat warga dengan melakukan kunjungan silaturahmi lebaran satu sama lain jadi 1 RT, di RT 003 RW 003 pada Cilangkap itu tertular dan sudah dibawa ke Wisma Atlet, ” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Langgas Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2021).

(imk/imk)