Tersedia Dokumenter Mengejutkan Soal Korut, Denmark-Swedia Akan Laporkan ke PBB

Copenhagen

Denmark dan Swedia mau melaporkan sebuah dokumenter mengejutkan soal upaya Korea Utara (Korut) untuk menghindari sanksi-sanksi kepada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan Uni Eropa (UE). Dokumenter itu direkam dengan melaksanakan penyusupan ke wilayah Korut selama nyaris satu dekade.

Seperti dilansir AFP , Selasa (13/10/2020), film dokumenter itu ditayangkan oleh televisi terkemuka Inggris, BBC dan saluran televisi Nordik pada Minggu (11/10) waktu setempat. Dalam dokumenter itu, seorang koki Denmark yang menganggur dengan tunjangan disabilitas dan seorang mantan anggota legiun Prancis yang menjadi pemain berhasil menyusup ke jaringan rahasia Korut selama hampir 10 tahun.

Dalam pernyataannya, Gajah Luar Negeri (Menlu) Denmark dan Swedia menyatakan mereka ‘sangat prihatin dengan isi film dokumenter berjudul The Mole , yang menyangkut sejumlah aktivitas terkait DPRK (Korut-red)’.

“Menanggapi keprihatinan ini, kami telah memutuskan untuk menugaskan misi kami untuk PBB dengan membawa dokumenter ini ke perhatian Komisi Sanksi PBB. Kami juga akan mengangkat isu ini di Uni Eropa, ” begitu pernyataan gabungan Menlu Denmark serta Swedia.

Dalam dokumenter itu, mantan chef bernama Ulrich Larsen berusaha membuktikan bahwa Korut menghindari sanksi-sanksi internasional. Korut diketahui berada di bawah embargo senjata PBB yang melarang negara tersebut mengekspor maupun mengimpor senjata.

Ditunjukkan dalam dokumenter tersebut bahwa setelah mendirikan Asosiasi Silaturahmi Korea cabang Denmark, Larsen lulus mendapat kepercayaan dari pemimpin gabungan pro-Korut asal Spanyol, Alejandro Cao de Benos. Sosok Cao de Benos yang seorang pendukung komunis ini, dikenal di negara asalnya kerap membela Korut.

Memainkan perannya sebagai pemuja pemerintahan komunis Korut, Larsen mampu mengatur misi ke Pyongyang yang bertujuan menawarkan investasi menguntungkan terkait persenjataan atau perdagangan narkoba kepada otoritas Korut.