Terungkap Nurdin Abdullah Terima Gratifikasi Lewat Bantuan Masjid-Bansos

Makassar

Terdakwa penerima gratifikasi Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah disebut menerima dana pembangunan masjid hingga bantuan sosial (bansos) yang jumlahnya mencapai Rp 1 miliar. Jaksa KPK menganggap penerimaan bantuan lewat Nurdin Abdullah itu sebagai gratifikasi.

Bantuan masjid dan bansos itu terungkap saat sejumlah kontraktor jadi saksi di sidang suap Nurdin Abdullah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Kamis (5/8). Nurdin Abdullah disebut menjadikan masjid di Kawasan Raya Pucak, Kabupaten Maros, sebagai alasan untuk meminta bantuan ke sejumlah kontraktor.

Kontraktor Haerudin Bantu Masjid Rp 1 Miliar Lewat Nurdin Abdullah

Salah satu kontraktor yang terungkap memberi bantuan masjid adalah Haerudin. Pria asal Soppeng ini memberi Rp 1 miliar ke Nurdin Abdullah.

Di persidangan, Haeruddin bercerita awal mula berkenalan dengan Nurdin Abdullah di Kabupaten Wajo. Saat itu lah Haeruddin bertukar nomor telepon dengan ajudan Nurdin, Syamsul Bahri, dan kemudian Syamsul memberikan nomor telepon Nurdin Abdullah kepada Haeruddin.

Seminggu setelah perkenalan di Wajo, Haerudin menyebut Nurdin berkunjung ke Kabupaten Soppeng pada awal Februari 2021. Namun saat itu Haerudin gagal bertemu dengan Nurdin.

“Jadi beliau (Syamsul Bahri) hubungi saya saat kunjungan ke Soppeng, bilang Pak Gubernur minta ketemu. Tapi saya tidak sempat ketemu, (karena) saat itu saya di Makassar,” jelas Haeruddin di persidangan.

Karena gagal bertemu Nurdin, Haeruddin mengaku terus kepikiran sejak ditelepon Syamsul Bahri, yang menyebut Haeruddin dicari Nurdin Abdullah. Karena penasaran, Haeruddin pun memberanikan diri mengirim pesan WhatsApp kepada Nurdin Abdullah pada Februari 2021.

“Setelah itu kan saya penasaran, ada apa saya diminta menghadap sama Pak Nurdin. Awal Februari (2021) saya minta waktu ketemu Pak Nurdin,” ungkap Haeruddin.

Haeruddin kemudian menjelaskan dia bertemu Nurdin Abdullah di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, pada awal Februari 2021. Saat itulah Nurdin menyampaikan permintaan sumbangan masjid.

“Setelah itu saya disampaikan, kalau ada masjid, bagaimana kalau dibantu untuk pembangunan. Kalau tidak salah masjid di Pucak (Kebun Raya Pucak, Maros),” ucap Haeruddin.

Atas permintaan itu, lanjut Haeruddin, dia mengaku siap memberikan bantuan masjid Rp 1 miliar.

“Setelah saya berdiri (mau pulang dari rumah jabatan) saya ditanya (sama Nurdin Abdullah) berapa, saya jawab bisalah Rp 1 miliar,” ujar Haeruddin.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.