TNI Tingkatkan Pencarian KRI Nanggala ke Fase Subsunk, Jadi Evakuasi ABK

Jakarta kacau

Menyusul ditemukannya bukti-bukti otentik, fase pekerjaan kapal selam KRI Nanggala-402 ditingkatkan dari fase submiss menjadi fase subsunk. Kemudian, TNI siap mengevakuasi pengikut selamat dari kapal selam itu.

“Dengan adanya bukti-bukti otentik dengan kini diyakini milik KRI Naggala, sehingga pada masa ini kita isyaratkan untuk dari sumbiss kita tingkatkan menuju fase subsunk, ” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono, dalam jumpa pers yang disiarkan terusan YouTube Puspen TNI, Sabtu (24/4/2021).

Periode subsunk ditetapkan apabila bukti-bukti otentik tenggelamnya kapal sudah diperoleh. Adapun bukti-bukti otentik itu adalah sebagai beserta:

satu. Benda hitam berupa arah pelurus tabung torpedo
2. Pembungkus pipa pendingin
3. Grease (gemuk) untuk pelumas periskop kapal selam
4. Prinsip salat ABK
5. Spons penahan panas supaya tidak terjadi kondensasi pada ruang kapal

“Kita tingkatkan menuju periode subsunk. Pada fase subsunk tadi akan kita siapkan evakuasi medis terhadap ABK (Anak Buah Kapal) dengan kemungkinan selamat, ” introduksi Yudo.

Pesawat selam bikinan Jerman tarikh 1977 itu tenggelam di dalam 21 April dini keadaan kemarin. Kini, petugas SAR gabungan masih terus mencari jalan mencari tahu lokasi dan korban kapal selam tenggelam itu.

(dnu/idh)