Turki Lihat Puncak Kedua Wabah COVID-19

Jakarta

Turki melihat puncak kedua dari wabah virus Corona. Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca menyebut hal ini karena kecerobohan acara-acara yang digelar.

Dilansir Reuters, Kamis (3/9/2020) Koca menuturkan Turki tengah melewati puncak kedua Corona. Menurutnya, ini akibat kecerobohan pesta pernikahan dan perayaan hari raya.

“Kami sedang melewati puncak kedua dari gelombang pertama virus Corona. Kecerobohan di pesta pernikahan dan hari raya keagamaan telah membawa kami ke titik ini,” kata Koca.

Tetapi Koca menambahkan penguncian untuk mengekang wabah, saat ini tidak ada dalam agenda pemerintah. Menurutnya jumlah tes telah ditingkatkan, namun jumlah kasus baru tidak menurun.

“Wabah semakin berlanjut. Virus ini menyebar ke lebih banyak orang setiap hari. Jumlah tes kami meningkat setiap hari, jumlah pasien baru kami tidak turun,” katanya.

Kematian akibat virus Corona disebut telah melonjak ke level tertinggi sejak pertengahan Mei, ketika penguncian diberlakukan, dan kasus baru telah meningkat ke level pertengahan Juni, di hampir 1.600. Sebagian besar wilayah Ankara membuka kembali ekonomi, dan mencabut akhir pekan dan penguncian khusus usia pada awal Juni.

Jumlah kasus COVID-19 baru naik 1.596 menjadi 273.301 dalam 24 jam terakhir, menurut data Kementerian Kesehatan. Sementara jumlah kematian akibat virus naik 45 menjadi 6.462 pada hari Rabu. Data menunjukkan 246.876 pemulihan total.

Para dokter dan kelompok medis telah memperingatkan, bahwa beberapa rumah sakit tidak dapat berfungsi karena COVID-19.

(dwia/dwia)