Vaksinasi di DKI Capai 158 Ribu Per Hari, Lebihi Target Pemerintah Pusat

Jakarta

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bahwa vaksinasi COVID-19 di Jakarta saat ini sudah bisa melebihi target dari pemerintah pusat. Vaksinasi di Jakarta bisa mencapai 158 ribu per hari.

“Kalau melihat angka vaksin, Jakarta melebihi yang ditargetkan pemerintah pusat, di mana diminta 100 ribu, kita sudah mencapai 120 bahkan 158 ribu per hari,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (13/7/2021).

Riza mengatakan saat ini vaksinasi COVID-19 di Jakarta sudah mencapai 7,3 juta dosis. Dengan rincian sekitar 5,4 juta adalah dosis pertama dan 1,9 juta adalah dosis kedua.

“Ini upaya yang kita semua lakukan, demikian orang bisa mengurangi dan memutus mata rantai penularan COVID-19,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan data publik di laman corona.jakarta.go.id yang dipantau di Jakarta, Senin pukul 19.58 WIB, dari sasaran vaksinasi 8.812.515 orang, jumlah orang yang divaksin dosis pertama sebanyak 3.106.685 orang dan dosis kedua sebanyak 1.194.946 orang.

Angka tersebut berasal dari data vaksinasi beberapa program mulai dari Vaksinasi Gotong Royong (Umur 18+) dengan jumlah dosis pertama 40.295 dan dosis dua 15.428; Vaksinasi Tenaga Kesehatan (Umur 18+) dengan jumlah dosis pertama 74.280 dan dosis dua 65.677.

Untuk program Vaksinasi Lansia dengan jumlah dosis pertama 509.781 dan dosis dua 449.982; Vaksinasi Pelayan Publik (Umur 18+) dengan jumlah dosis pertama 970.199 dan dosis dua 593.123; serta Vaksinasi Tahap 3 (Remaja Umur 12-17, Masyarakat Umum, Pra Lansia, Rentan) dengan jumlah dosis pertama 1.512.130 dan dosis dua 70.736.

Dilihat dari persentasenya, jumlah tersebut baru mencapai 35,25 persen yang menerima vaksin dosis 1 dari sasaran vaksin, padahal targetnya DKI harus 60 persen dari populasi agar tercapainya ‘herd immunity’ pada Agustus mendatang.

(fas/fas)